
Jember, 31 Desember 2025, – Mahasiswa melakukan pendampingan untuk melaksanakan program pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tahu di Desa Arjasa melalui penerapan digitalisasi produksi dan pemasaran berbasis ekonomi digital. Ketua kelompok (Kameliatul Hasanah) mengatakan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM agar lebih mandiri dan berkelanjutan.
Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pendampingan proses produksi, pengenalan pencatatan keuangan sederhana, serta pelatihan pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace. Para pelaku UMKM diberikan pemahaman mengenai pentingnya kemasan produk yang menarik, branding, serta pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pasar.

Salah satu pelaku UMKM tahu (Bapak Sisil) di Desa Arjasa menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat membantu, terutama dalam memahami cara memasarkan produk secara online. Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan penjualan produk tahu dapat meningkat dan dikenal lebih luas oleh masyarakat.
Koordinator tim pendamping menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengembangan ekonomi desa. “Kami berharap UMKM tahu di Desa Arjasa mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan terus berkembang secara berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan pelaku UMKM, program pemberdayaan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Desa Arjasa serta menjadi contoh penerapan ekonomi digital di tingkat desa.
