
Jember, 12 September 2025 — Tim peneliti dari Institut Teknologi dan Sains Mandala (ITSM) tengah melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) sebagai bagian dari penelitian berjudul “Net Stable Funding Ratio sebagai Upaya Stabilitas Keuangan Bank Syariah: Implikasi terhadap Islamic Margin Bank dan Manajemen Laba.” Kegiatan ini bertujuan untuk menggali lebih dalam peran Net Stable Funding Ratio (NSFR) sebagai indikator ketahanan likuiditas dan stabilitas keuangan dalam konteks perbankan syariah.
Diskusi dipimpin oleh Dr. Yuniorita Indah Handayani, S.E., M.BA. selaku ketua tim peneliti, bersama anggota tim yang terdiri dari Drs. Muhaimin Dimyati, M.Si., Hayatul Maspufah, S.P., M.M., dan Dr. Nurshadrina Kartika Sari, S.E., M.M. FGD ini menghadirkan dua narasumber dari kalangan praktisi perbankan, yaitu Neny Purwatiningsih, S.E., M.M. dari sektor perbankan konvensional dan Dini Saraswati Aprilia, S.E., M.M. dari perbankan syariah, yang memberikan perspektif empiris terkait penerapan NSFR dalam operasional lembaga keuangan.

Dalam diskusi yang berlangsung dinamis, para peserta membahas implikasi NSFR terhadap Islamic Margin Bank, serta pengaruhnya terhadap praktik manajemen laba di institusi keuangan syariah. Narasumber menyoroti tantangan dalam menjaga keseimbangan antara prinsip syariah dan efisiensi keuangan, serta pentingnya transparansi dalam pelaporan keuangan untuk memperkuat kepercayaan publik.
Penelitian ini memberikan kontribusi strategis bagi pengembangan kebijakan perbankan syariah yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Selain itu, hasil kajian ini akan menjadi referensi penting bagi regulator, akademisi, dan pelaku industri dalam merumuskan standar keuangan yang selaras dengan prinsip syariah dan tuntutan stabilitas sistemik.
